CARA ORDER POLA KRISTIK

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Wahhh.... udah lama banget saya ga posting-posting. hehehe... akhirnya kangen juga.
Akhir-akhir ini mulai banyak yang email ke Saya bagaimana cara order / beli / psan pola kristik yang saya pajang. Caranya gampang koq, ini dia:
1. Email ke Uchie pola yang dinginkan
2. Transfer biaya pembelian pola ke BCA/BNI (No. Rek akan saya emailkan)
3. Setelah pembayaran saya terima pola akan segera saya emailkan.
Gampangkan teman-teman...!!!!

Selamat Memilih Pola!!!!!!!

Ibadah Haji

Sobat muslim, tak terasa sekarang kita sudah memasuki bulan Dzulhijjah. Bulan yang tak kalah pentingnya bagi kaum muslim. Karena di bukan tersebut ada salah satu hari raya bagi kita, yaitu hari Raya Idul Adha, Idul Kurban, dan ibadah Haji.

Oleh karena itu nggak salah dong kalo kita tahu tentang yang satu ini. Nah karena itu kita coba buka lagi lembar kajian kita, terutama tentang ibadah haji.

Tapi sebelumnya saya ingin mempersembahkan pola Madinah yang sangat cantik ini.



Pola ini saya jual seharga Rp 150.000,-
Ukuran : 250w X 156h Stitches






Ibadah haji merupakan salah satu perintah syariat dari Allah Swt untuk kita umat manusia yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana kamu tahu, Islam itu agama yang lengkap dan penyempurna bagi ajaran-ajaran wahyu sebelumnya. Islam melengkapi dan menyambung ajaran Nabi Allah Ibrahim A.S.

Ibadah haji pertama kali diwajibkan atas umat Islam yaitu pada saat tahun ke-6 Hijriyah. Allah Swt. berfirman dalam surat Ali Imran ayat 97:


" Dan Allah Taala mewajibkan manusia mengerjakan ibadat haji dengan mengunjungi Baitullah yaitu sesiapa yang mampu dan berkuasa sampai kepada-Nya dan sesiapa yang kufur dan ingkar kewajiban haji itu, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dan tidak berhajatkan sesuatu pun daripada sekelian makhluk".

Pada tahun tersebut Rasulullah Saw. bersama-sama lebih kurang 1500 orang telah berangkat ke Makkah untuk menunaikan fardhu haji tetapi tidak dapat mengerjakannya kerena telah dihalang oleh kaum kafir Quraisy. Mungkin kita kenal perjanjian Hudaibiah. Perjanjian inilah yang kemudian lahir pada saat itu.

Perjanjian Hudaibiyyah sebenarnya telah membuka jalan bagi perkembangan Islam. Buktinya, pada tahun berikutnya (Tahun ke-7 Hijriyah ), Rasulullah telah mengerjakan Umrah bersama-sama 2000 orang umat Islam. Sedangkan pada tahun ke-9 Hijriyah barulah ibadat Haji dapat dikerjakan di mana Rasulullah Saw. memerintahkan Sayidina Abu Bakar Al-Siddiq menjadi pemimpin 300 orang umat Islam yang mengerjakan haji.

RASULLULLAH S.A.W MENUNAIKAN HAJI

Nabi kita Muhammad Saw telah menunaikan kewajiban haji hanya sekali saja semasa hidup beliau. Haji itu dinamakan "Hijjatul Wada'/ Hijjatul Balagh/ Hijjatul Islam atau Hijjatuttamam Wal Kamal. Dinamakan demikian karena selepas haji itu tidak berapa lama kemudian baginda pun wafat. Rasulullah Saw telah berangkat ke Madinatul Munawwarah pada hari Sabtu, 25 Zulqaidah tahun 10 Hijriyah bersama isteri dan sahabat-sahabatnya disertai lebih 90,000 kaum Muslim.

Rasulullah Saw. telah menyempurnakan amalan-amalan sunah Ihram, memakai ihram dan berniat ihram di Zulhulaifah, sekarang dikenali dengan nama Bir Ali, 10 km dari Madinah dan Rasululullah Saw. sampai di Makkah pada tanggal 4 Zulhijjah setelah lebih kurang mengambil 9 hari dalam perjalanan. Baginda berangkat ke Mina pada 8 Zulhijjah dan bermalam di situ.

Selanjutnya Rasulullah pergi ke Arafah untuk berwukuf pada tanggal 09 Zulhijjah bertepatan dengan hari Jumat. Rasulullah S.A.W telah menyempurnakan semua rukun dan wajib haji hingga tanggal 13 Zulhijjah. Dan pada tanggal 14 Zulhijjah, Rasulullah Saw. berangkat meninggalkan Makkah Al-Mukarramah menuju kembali ke Madinah Al-Munawwarah.

PERISTIWA HAJI WADA'

Pada saat wukuf terdapat beberapa peristiwa penting yang bisa dijadikan pegangan dan panduan umat Islam, di antaranya ialah seperti berikut :

Rasulullah S.A.W minum susu di atas unta supaya dilihat oleh orang ramai bahwa hari itu tidak ada shoum atau tidak disunahkan berpuasa pada hari wukuf.

Seorang Sahabat jatuh dari binatang tunganggannya lalu mati, Rasulullah Saw. menyuruh supaya mayat itu dikafankan dengan 2 kain ihram dan tidak membenarkan kepalanya ditutup atau diwangikan jasad dan kafannya. Rasul bersabda pada saat itu, "Sahabat itu akan dibangkitkan pada hari kiamat di dalam keadaan berihram dan bertalbiah".

Rasulullah Saw. menjawab persoalan seorang ahli Najdi yang bertanya, "Apakah itu Haji ?". Beliau menjawab, "Haji itu berhenti di Arafah". Siapa saja yang tiba di Arafah sebelum naik fajar 10 Zulhijjah maka ia telah melaksanakan haji.

Turunnya ayat suci Al-Quranul Karim surah Al-Maidah artinya:
" Pada hari ini aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu dan aku telah cukupkan nikmatku ke atas kamu dan aku telah redha Islam itu menjadi agama untuk kami"

Dari sejarah dan peristiwa ringkas itu maka cobalah kita teliti betapa Rasulullah Saw. telah menyempurnakan haji dengan pengorbanan Baginda bersama sahabat-sahabat yang berjalan dari Madinah Al-Munawwarah ke Makkah Al-Mukarramah selama 9 hari. Beda sekali dengan hari ini. Orang yang haji itu naik pesawat terbang dan sampai ke Tanah Suci paling kurang daripada 9 jam. Jelas, dari sini patut kita renungkan.

Shalat itu bikin otak kita sehat



Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa menghadap Allah (meninggal dunia),
sedangkan ia biasa melalaikan Shalatnya, maka Allah tidak mempedulikan sedikit-pun perbuatan baiknya (yang telah ia kerjakan tsb)”. Hadist Riwayat Tabrani.




Sholat itu Bikin Otak Kita Sehat

“Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmu dan Berkurbanlah” (Q.S Al Kautsar:2)


Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat, anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya.
Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita ?

Seorang Doktor di Amerika telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang di temuinya didalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran.

Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah klinik yang bernama “Pengobatan Melalui Al Qur’an” Kajian pengobatan melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat
didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan sebagainya.

Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor tersebut memberitahu bahwa:

Sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf didalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal.

Setelah membuat kajian yang memakan waktu akhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf didalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar sembahyang waktu yang diwajibkan oleh Islam. Begitulah keagungan ciptaan Allah. Jadi barang siapa yang tidak menunaikan sembahyang maka otak tidak dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. (M H Anggana Deh)